Surat ke 2

September 17, 2008

Surat Untuk Adikku (bag. II)

Yudho adikku…

Ini adalah ramadhan pertama bagi kita tanpamu dik ditengah-tengah indahnya bulan ramadhan ini..Ibu nampak terpukul dan kesepian melewati ramadhan tanpa canda tawamu, tak kan pernah terlihat lagi wajahmu yg sedang menunaikan ibadah shaum ini. Hari-hari kita lewati hanya berdua, sholat tarawih ibu terpaksa sendiri dengan langkah yg bercucuran air mata mengenangmu, buka puasa dan makan sahur terasa sepi dan masih kurang setelah kepergianmu selama-lamanya menghadap sang khalik. Andaikan bisa kuputar waktu ini, kakak akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk kita bertiga melalui semuanyaersama . Tapi ini adalah suratan dari-Nya yg tidak akan pernah bisa kita hindari..

Yudho adikku…

Entahlah..kakak tidak tahu akan seperti apa Ibu nanti bila takbir kemenangan berkumandang di setiap masjid-masjid, yang biasanya di iringi senyum kebahagiaan di wajahmu menyambut hari kemenangan nan suci itu. Belum lagi saat sholat ied, kebiasaan ibu membangunkanmu, memandikanmu serta mendandanimu sebelum pergi ke sebuah lapang di ujung sana untuk menunaikan sholat Li iedil Fitri. Tapi sekarang sudah tak mungkin Ibu lakukan itu lagi. Kini semua terpaksa Ibu lakukan tanpamu dik, tapi kakak berjanji padamu dik untuk selalu menemani Ibu kita agar kesunyian itu tidak terlalu terasa oleh Ibu. Meskipun sedih kakak tidak akan pernah menunjukannya di hadapan Ibu kita, biarlah kesedihan itu kakak jadikan sebuah do’a untukmu yang sudah di sisi Alloh untuk membukakan pintu surga bagi Ibu. Read the rest of this entry »


Mencari Ridho-Mu ya Alloh..

September 13, 2008

Hal terbodoh yg mungkin pernah kita lakukan salah satunya adalah melupakan Alloh Sang Pencipta dan tidak pernah mensyukuri apa yg telah kita miliki. Kadang-kadang manusia itu mengorbankan banyak hal demi sebuah ambisi tanpa menyadari dampak terhadap lingkungannya, tak sedikit pula yang menghalalkan segala cara Na’udzubillah….

Tak di pungkiri bahwa dalam lingkungan kita masih ada orang yang termasuk dalam kategori itu, mereka sangat angkuh dan terlalu memandang rendah orang lain dengan segala kelebihan yg di milikinya (kekayaan, jabatan, kecantikan/ketampanan, kepandaian & kesempurnaannya), seharusnya hal ini bukan membuat mereka terlena tapi sebaliknya harus mensyukuri kelebihan yg sudah di anugerahkan. Mereka terlalu mengagungkan sebuah kehidupan duniawi yg sesaat, tak pernah menghiraukan Tuhan dan lingkungannya. Alloh maha besar dan Maha mengetahui, bahwa apa yg sudah kita miliki adalah sebuah ujian, bukan untuk semakin menjauhkan dg Tuhannya. Kerananya kita jangan terbuai oleh kemewahan itu. Tidak ada manusia yg kekal dan menikmati hidup di dunia. Read the rest of this entry »


Puasa…Lebaran…Liburan…

September 5, 2008

Puasa sudah memasuki hari yg ke 5, secara perhitungan kasar lebaran kurang 25 hari lagi. Hüpfend Saat yg di tunggu² oleh seluruh Muslim di Dunia , saling bermaaf-maafan, saling bertemu dg sanak saudara dll. Tapi ko sayangnya masih beberapa hari lagi menuju hari yg di tunggu² Traurig & Schüchtern

Tapi gpp yg penting menikmati bulan Ramadhannya, meskipun aktifitasnya g ada yg berubah jgn smpe mengganggu ibadah kita. Yg paling g bisa di hindari pada saat puasa adalah konsentrasinya itu g pernah bener :mrgreen: User-Smilies contohnya skrang, nulis aja g beraturan, tujuannya cuma satu biar g ngantukkk… Dari pada tidur di kantor malah lebih g enak lagi sama atasan..Smilinas hehehehe…

Poko’e bersabar dulu smpe waktunya tiba berlebaran, setidaknya saat yg tepat utk pelampiasan di rumah.  Mo ngapa²in jg g ada yg ngelarang, soale lumayan dapat jatah cuti 4 hari…wkakakakakakakakkk… Party

jadi intinya :  Sekarang puasa, trus lebaran , trus Liburan deh…….

Selamat Berpuasa ya…