Surat Untuk Adik ku
![]()
Dik..
Hari ini tgl 11 juni adalah hari lahirmu, genap 190 hari kepergianmu utk selama-lamanya. Waktu kamu minta sebuah jam tangan tepatnya tgl 18 Nov’07 itu ternyata adalah permintaanmu yg terakhir. Andai kakak tau itu semua, kakak akan berikan yg terbaik untukmu. Tapi memang semua itu adalah Rahasia Illahi, kita tidak tau kpn kita akan kembali ke sisih-Nya? Kakak ingin kamu tau bahwa kakak tdk seperti yg kamu kira..?? Kakak sayang sama kamu, tp kakak tidak ingin memperlihatkan di matamu krn kakak takut kamu mjd anak manja yg bisa mjdkan boomerang bagi dirimu sendiri. Tanpa engkau ketahui dik, kakak memiliki segudang rencana utk masa depanmu, kakak ingin memberikan pendidikan yg terbaik untukmu agar tidak seperti kakakmu ini. Kakak ingin kamu bisa menikmati hidup dg kebhagiaan yg seutuhnya dari Alloh….
Dik…
Kakak tau kamu takut sama kakak, kakak juga tau kamu begitu menghindari kakak hingga tidak pernah sekalipun ber-cakap atopun becanda..tp pada saat kamu kritis di Ruang ICU utk melawan penyakitmu, kamu begitu terbuka dan begitu sigapnya bercakap dg kakak..Apakah itu kesempatan yg Alloh berikan pada kita??? pertama kali kamu masuk RS tgl 26 Dec’07 pukul 01.00 malam krn mengalami demam tinggi hingga kamu tak sadarkan diri, kakak masih belum sadar bahwa itu adalah awal dari semuanya. Dokter hanya mengambil darahmu utk di test, namun hasilnya baru keluar 2 hari kemudian. Setelah demam sedikit turun akibat efek obat yg dokter berikan malam itu juga kakak membawamu plg utk berobat jalan krn blm ada hasil diagnosisnya. Setelah 3 hari dirumah ternyata suhu badanmu masih tidak stabil, kakak memutuskan membawamu ke RS kembali untuk mendapatkan pengobatan lebih intensif dg harapan agar kamu bisa cpt sembuh. Hari minggu pagi tgl 2 Dec’ 07 kamu sdh berada di ruangan IGD di RS yg sama, penanganan pertama ternyata darahmu di tes kembali. Kakak tidak sadar saat itu ada kejanggalan, knp darah yg diambil pada saat kali pertama blm juga ada hasilnya, justru hari itu darahmu di ambil lagi???? Kakak melihat wajahmu meringis menahan sakit waktu perawat menusuk kan jarum ke lenganmu. Setelah memelalui bbrp pengetesan akhirnya dokter mendiagnosis bahwa DBD adalah penyakitmu, dokter menganjurkan utk opname. Kala itu hanya ada ruangan kelas III, melihat kondisi yg tidak layak bagi mu kakak memutuskan utk memindahkan ruangan perawatanmu yg lebih baik. Setelah selesai mengurusi semua administrasi perawatanmu, kakak plg ke rumah mengambil semua perlengkapan yg di butuhkan selama kamu berada di RS. Kamu tau dik..?? Sampainya di rumah tiba-tiba tempat penampungan air 1000 ltr pecah terbelah, air mengalir membanjiri seisi rumah. Kakak masih blm tersadar bahwa itu adalah sebuah firasat, kakak hanya mengabaikannya begitu saja..
Dik..
Setelah satu hari di rawat di RS tepatnya hari senin tgl 3 Dec’ 07 sepulang kantor kakak langsung menuju ke RS dg membawakan oleh-oleh buat kamu, saat itu kamu sedang tertidur. Kakak pegang tubuhmu utk memastikan demam mu turun, dg sedikit lega kakak tinggalkan ruanganmu utk sholat magrib. Namun tdk lama setelah dari masjid kecil yg terletak disudut RS ternyata suhu badanmu kembali panas tinggi bahkan mencapai 42ºC, setelah perawat melakukan berbagai usaha akhirnya kamu masuk ruang ICU utk mendapatkan perawatan lebih intensif lg dan tidak lama Pukul 20.30 tim dokter sdh tdk sanggup lagi menanganimu. Pihak RS minta di rujuk ke RS lain, selama mengurusi pemindahan kamu ke RS lain saat itulah kamu bercakap-cakap dg kakak meskipun matamu sdh tdk terfokus, cara bicaramu pun juga sdh tidak karuana arahnya, bahkan baru kali itu kamu berani dg lantang meminta pulang ke rumah utk melawan kakak main PS. Begitu kaget kakak mendengarnya, bahkan kamu masih bisa mengucapkan Lafal Alloh dan Ayat-ayat Al-Quran yg kakak tuntun utk menguatkanmu. Sangat di sayangkan memang hanya untuk merujukmu ke RS lain, kita harus menunggu sampai berjam-jam, dg kondisimu yg semakin lemah dan pada akhirnya pukul 23.00 barulah keberangkatanmu dg menggunakan ambulance menuju ke RS rujukan, sampai disana waktu menunjukan pukul 23.15, saat itulah kamu masuk ICU dalam kondisi kritis/koma. Kakak dan Ibu sekeluarga berdoa dg khusyuk agar kamu bisa melewati masa-masa kritismu, agar kamu cepet sembuh dan bisa melanjutkan sekolah, krn temen-temen mainmu jg sdh tidak sabar ingin bermain kembali sama kamu.
Dik..
Pukul 24.10 tim dokter keluar dari ruangan tempat di mana kamu sdg kritis, dokter berkata “ Darahnya sdh naik ke otak, kita hanya bisa berdoa utk berpacu dg waktu mudah-mudahan Alloh masih memberikan Mukjizat baginya, krn selain DBD ternyata pasien mengalami infeksi pencernaan yg sgt parah, kans utk tertolong hanya 50:50 bila kondisi pasien kuat insyaAlloh bisa melaluinya ” dalam hati kakak selalu berdoa agar kamu bisa bertahan utk melawan kondisi kritismu itu, kakak percaya kamu adalah adiku yg paling kuat. Setelah bbrp saat tenang, pukul 24.25 kondisimu drop lg, dokter sdh mengupayakan yg terbaik utk kamu tp Alloh berkehendak lain. Kamu pergi utk selama-lamanya dg senyummu yg manis dan wajah yg sgt ceria harus ninggalin kakak, ibu dan sodara-sodara yg lain kembali ke Rahmatulloh. Kakak ikhlas melepasmu krn kakak percaya ini adalah jalan yg terbaik bagimu, tp apakah kamu tau bgm dg perasaan ibu saat itu??? Sampai detik inipun ibu selalu menangis dan sedih bila teringat kelucuan kamu, kakak sdh berusaha menghiburnya tp bayanganmu selalu ada di mata ibu setiap kali melihat teman-teman sebayamu bermain di dpn rumah, saat ibu selesai sholat dan mengaji air mata ibu selalu tak terbendung.
Dalam pembaringanmu yg terakhir, kakak sdh tdk sanggup lg menahan air mata yg sejak dr RS sampe kamu kita sholatkan dan saat tubuhmu yg terbungkus kain kafan sedikit demi sedikit di masukan ke liang lahat sdh tak tertahankan lg oleh kakak, tp kita memang harus mengikhlaskan kepergianmu dan kita semua sangat merasa kehilanganmu. Kita semua sgt menyayangi kamu…
Dik…
Kakak percaya Alloh sgt sayang sama kamu dan kita semua, Alloh tidak ingin melihat kamu menderita terlalu lama dg penyakitmu, Alloh sdh membukakan pintu surga untukmu. Kakak yakin, kamu di sana akan merasa tenang dan lebih bahagia, kelak kau akan membukakan pintu Surga utk Ibu. Selamat jalan adikku, dipintu surga nanti kita bertemu….Amin…


mas dien,,,
erni sampe merinding bgt bacanya…
mudahan ibu semakin di beri kekuatan yh mas buat mengikhlaskan sepenuhnya melepas kepergian si dede…
erni jadi pengen nangis…
yang sbar yah mas,,
si dede pasti udah di siapkan tempat yang lebih indah di sisi allah,
salam buat ibu yh mas…
Amin..makasih ya erni atas doanya..salam juga utk suami dan keluarga yah..
klo ada pertanyaan knpa harus alm yg pergi?mungkin jawabannya adalah untuk melindungi alm dari dosa/kesalahan…4JJ sangat mencintainya hingga menggambilnya disaat alm masih suci
I know who r u…??
Setiap yang bernyawa pasti akan menemui akhirnya…
Semoga selalu dikuatkan agar tak pernah terlintas sedikit pun penyesalan dalam hati untuk sebuah perpisahan…
ya semua itu kan rahasia allah swt.semoga keluargamu di beri ketabahan dan ikhlas dgn cobaan yg allah berikan pd keluargamu,
amin,dan km sebagai kakak harus bisa tegar dan sabar,iklas,dan selalu mendekatkan ama allah swt